Infokanlah - Polisi mengamankan seorang perempuan bernama Dian Yulia Novi dari lokasi bom Bekasi. Pengamat terorisme Al-Chaidar mengamati cara yang digunakan merupakan modus baru teroris di Indonesia.
"Saya kira ini modus baru karena ini menggunakan perempuan sebagai calon pelaku peledak bom bunuh diri, biasanya tidak pernah menggunakan perempuan," kata Pengamat Teroris, Al-Chaidar, dilansir detikcom, Sabtu (10/12/2016).
Al-Chaidar menyebut terduga teroris di Bekasi merupakan bagian dari jaringan Bahrun Naim, Jamaah Anshor Daulah Khilafah Nusantara (JADKN). Kelompok tersebut tergabung dalam kelompok Solo dan aktif dalam Mujahidin Indonesia Barat (MIB).
"Memang itu kelompok Bahrun Naim organisasinya JADKN. Tapi itu Jaringannya kelompok Solo-Bekasi, kelompok aktif yang tergabung Mujahidin Indonesia Barat (MIB)," jelas Al-Chaidar.
Bom yang digunakan untuk terduga 'calon pengantin' di Bekasi, Al-Chaidar menuturkan, merupakan jenis bom automatic. Polisi diminta berhati-hati. Rencananya, calon pengantin itu meledakkan diri pada hari ini. Namun beruntung polisi bisa mendeteksi sebelumnya. 'Pengantin' adalah metafor dari 'pelaku pembom bunuh diri'.
"Saya kira ini memang kelompok agak canggih ini, polisi harus berhati-hati dengan kelompok ini kadang-kadang menjebak juga karena kalau bom ini salah tindakan akan meledak, ini yang automatic," tutur Al-Chaidar.
"Dia juga mengatakan bom tersebut ditujukan untuk menyerang objek vital negara. "Saya kira ini tidak hanya akan menyerang objek vital," imbuhnya.
Dihubungi terpisah, Karo Penmas Mabes Polri Kombes Rikwanto mengatakan pembuat bom panci Bekasi termasuk jaringan yang dipimpin Bahrun Naim."Jaringannya Bahrun Naim," kata Karo Penmas Mabes Polri Kombes Rikwanto kepada detikcom, Minggu (11/12/2016).
Sebelumnya, Bom yang ditemukan di Bintara Jaya VIII, Bekasi berbobot 3 kg. Bom ini berdaya rusak ledak radius 300 meter.
"Kalau ini misalnya dinyalakan kecepatannya dari tempat peledakan dari bahan ini 4.000 km per jam jadi cepat sekali dan ini kalau meledak radius 300 meter itu hancur semua dan barang ini akan diledakan besok pagi rencananya," terang Kabid Humas POlda Metro Jaya Kombes Argo.
BACA JUGA: Allahu Akbar... Azab Israel Semakin Pedih,,, Ternyata Kita harus mensyukui Azab Mereka, Ini Penjelasan Syariahnya...
Terepas dari itu semua, Islam tdak mengajarkan untuk membunuh atau meneror umat manusia apalagi kaum Muslimin.. itu adala perbuatan kaum Khawrij dan antek antek anti-islam (yahudi dan kloninya) yang membuat islam menjadi tersudutkan dan kembali lagi korbannya adalah Umat Islam.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لَزَوَالُ الدُّنْيَا أَهْوَنُ عِنْدَ اللهِ مِنْ قَتْلِ رَجُلٍ مُسْلِمٍ.
Hancurnya dunia lebih ringan di sisi Allah dibandingkan terbunuhnya seorang muslim.[2]
Hancurnya dunia lebih ringan di sisi Allah dibandingkan terbunuhnya seorang muslim.[2]
Dari Buraidah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
قَتْلُ الْمُؤْمِنِ أَعْظَمُ عِنْدَ اللهِ مِنْ زَوَالِ الدُّنْيَا.
Dosa membunuh seorang mukmin lebih besar daripada hancurnya dunia. [3]
Dosa membunuh seorang mukmin lebih besar daripada hancurnya dunia. [3]
Bahkan darah seorang muslim lebih mulia daripada Ka’bah yang mulia.[4]
[2]. Shahîh. HR an-Nasâ`i (VII/82), dari ‘Abdullah bin ‘Amr. Diriwayatkan juga oleh at-Tirmidzi (no. 1395). Hadits ini dishahîhkan oleh Syaikh al-Albâni dalam Shahîh Sunan an-Nasâ`i dan lihat Ghâyatul- Marâm fî Takhrîj Ahâdîtsil-Halâl wal-Harâm (no. 439).
[3]. Shahîh. HR an-Nasâ`i (VII/83), dari Buraidah. Dishahîhkan oleh al-Albâni dalam Shahîh Sunan an-Nasâ`i dan lihat Ghâyatul-Maram fî Takhrîj Ahâdîtsil-Halâl wal-Harâm (no. 439).
[4]. Hasan: Lihat Silsilah al-Ahâdîts ash-Shahîhah (no. 3420), dihasankan oleh Syaikh al-Albâni.
di sadur : http://www.wajibbaca.com/2016/12/terduga-teroris-bom-panci-di-bekasi.html
https://almanhaj.or.id/2630-terpeliharanya-darah-seorang-muslim.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar